Tanpa ia sadari sepasang mata memperhatikan kejadian tersebut. Setelah memercikkan air beberapa saat, Lusi pun turun ke dalam kolam.Kolam tersebut ternyata tidak dalam, hanya sebatas puting susunya saja. Bokepsubindo Maklum Andi sempat menghabiskan waktu menunggu kedua gadis itu belum pulih dengan membogemi pak tua.“Kalian lebih baik membersihkan tubuh dulu, di sana ada sungai kecil, airnya lumayan bersih. Setelah merapikan pakaiannya di tepi kolam, Lusi menarik napas panjang dan memasukkan kaki kirinya ke dalam kolam.Dilanjutkan dengan kaki kanannya. Tidak ada api besar, tidak ada asap, hanya bau aneh yang keluar dari gumpalan daun tersebut yang terbakar menjadi sekam.Sosok tersebut segera menjauh dari kamar mandi tersebut.




















