Kuperhatikan wanita ini lekat-lekat. Welehh, ternyata rencanaku terbaca olehnya.“Bukan begitu, say. Bokep sret.. saya bertanya kepada Vega apakah ia mau makan di pinggir jalan atau mau pesan nasi uduknya & makan di Restoran hotel Cempaka Sari.“Terserah kamu aja”. Kali ini Vega kelihatan merespons, walau masih setengah-setengah.Tapi saya tau ia sudah agak terbawa. Kali ini pemandangan lebih jelas.Terlihat ujung paha & celana dalam berwarna terang, mungkin putih atau cream. saya panggilin taksi. Nggak percaya?”“Emang kamu lelaki?” Tiba-tiba Vega bertanya. saya terkapar lemas diatas perut Vega. Bagiku ini adalah lebih merupakan “tantangan” atau
“lampu hijau” ketimbang sebuah pertanyaan.“Iya dong.




















