Mereka tidak mau lagi menyentuh wajahku yang kotor karena muntahanku, mereka hanya berfokus di vagina dan anusku. ‘TIDAK PERLU, GUE SUDAH OTW KE SANA’, sms lanjutan Alex. Bokep indo sub Badanku masih capek, kepalaku sedikit pusing, dengan perlahan aku berjalan ke arah kamar itu.‘TOK TOK TOK’ aku mengetuk pintu. Ia kemudian membopongku hingga ke kamar mandi yang berada dalam ruangan. Entah apa yang Alex bicarakan mereka, tapi nampaknya seperti tawar menawar. “Demammu sangat tinggi, semoga aku bisa menanganinya”, kata dokter itu. Pria yang mengambil giliran selanjutnya tertahan, ia taidak jadi memasukkan penisnya ke mulutku.




















