“Memang nggak boleh senyum. “Kamu ini ngomongnya terlalu terus-terang ya?” Nada Mbak Mira
sudah mulai normal kembali. Bokep “Paling juga pakai alasan kuno ‘Cuma temenan’,” Farah
berkata sambil mencibir, sehingga wajahnya kelihatan lucu, yang membuatku
ketawa. Selama menemani kakak
beradik itu, aku mulai sering mendekati Mbak Mira jika kulihat Farah sibuk
memilih-milih pakaian. Yang
jelas, aku bilang bahwa aku nggak pacaran sama Mela.”Aku sama sekali tidak
bohong pada Farah, karena aku sama Mela memang sudah punya komitmen untuk
‘tidak ada hubungan lebih. “Aku mau mandi, tapi bareng ya?”
“Ih, maunya .. “ Mbak Mira menjawab sambil tersenyum.Melihat itu aku langsung bangkit dan berlari ke arah Mbak Mira. Ah,
seandainya aku tidak ke rumah Farah, pasti aku sudah melayang bareng Mela. Digerakkannya kepalanya naik turun pelahan-lahan,
berkali-kali.




















