Entah sudah berapa mililiter sperma Pak Adop dan Pak Abi membasahi tenggorokanku untuk menghilangkan kehausanku. ‘Koh, aku pengin ini nihh..’, aku tidak berbasa-basi, aku benar-benar terdongkrak oleh birahiku. Bokepsubindo ‘Bagaimana kalau kamu ajak tuh.., tuh.., siapa namanya anak muda itu tuhh..’, kutunjuk si jangkung kerempeng yang tidak jauh dari tempatku mengobrol ini. Masih sepi. Aku pasti akan sangat terkesan. Melalui telepon di kamar itu, Pak Adop memesan minuman dan makanan kecil. Aku cek kembali lipstick-ku, dengan sedikit sentuhan tangan kiriku dan dengan mengatupkan bibirku, semuanya tampak beres. Semua yang pernah kupakai selama 2 malam di jalan Irian Barat itu, akan kuberikan untuk Bella dan teman-teman lain, sebagai kenanganku atas keramahan teman-teman di Jalan Irian Barat itu.




















