”Akhhhh….massshhh…aduhhh….akhhh” tubuh yu Darmi berkejat-kejat seperti tersengat arus listrik saat jari-jari tanganku memutar kelentitnya yang sudah sangat licin. Bokepsubindo ”Yo…gak apa-apa asal ojo mbok pek…” jawab istriku juga sambil berseloroh, “mugo-mugo kang Sarjo cepet sembuh ya mbakyu….”
”Yo muga-muga jeng….doain saja…. Setelah agak lama menunggu akhirnya yu Darmi datang di depan pasar jam 06.00. ”Wadhuh…..boro boro kang Sarjo mau seperti itu. Tangannya secara otomatis segera menutupi bagian dada dan selangkangannya yang sempat kulirik ternyata tidak mempunyai bulu alias sudah dicukur gundul. Karena terlupa tidak membawa jas hujan, kami pun berhenti untuk berteduh di depan sebuah penginapan kecil.”Lho…kok berhentinya di sini mas?”
“Lha emangnya kenapa yu…apa yu Darmi mau hujan-hujanan?”
“Eh..anu enggak apa-apa….maksudku kenapa kok berhenti di depan penginapan?” jawab yu Darmi dan wajahnya agak bersemu merah.




















