Saya terus memandangi lantai, tidak berani mengangkat kepala, tapi sekali-sekali saya ngintip kesana-kemari melihat keadaan.Juragan rupanya tinggal sendirian di atas tokonya. Aduuuu!!”Juragan mendengus dan menggerung. Bokep indo sub Perempuan yang ada di foto bersama Juragan itu benar istrinya, tapi sudah meninggal. Syukuuur…” kata Juragan sewaktu melihat saya siuman.Juragan menangis. Haduhh!! Kepalanya hampir botak, rambutnya tipis beruban, kumis dan jenggotnya jarang-jarang. Sesudah hari itu, ada yang berubah dalam kehidupan saya. Yang ada saya bakal diusir, nggelandang, dan…ujung-ujungnya sama saja. Tapi lama-lama kebiasa juga. Dan saya juga terus datang ke Juragan. Haduhh!! Saya cuma bisa bersuara ah uh saja.




















