Aku ditawarkan gaji Rp.2.000/hari tanpa ditanggung
makan dan penginapan. Bokepsubindo Enak yach?” tanyanya ketika ia berhenti sejenak
menjilat dan memompa tongkatku dengan mulutnya. Seorang pembantu laki-laki setengah baya
mempersilakanku masuk duduk di ruang tamu. Tidak apa-apa Bu’. Lebih aneh lagi, setiap kami beradu pandangan, wanita itu
melempar senyum manis.Aku sama sekali tidak mengerti maksudnya, tapi aku tetap
membalas dengan senyuman tanpa diperhatikan oleh si sopir teman makanku itu. Namun, untuk memudahkan dan memperjelas kisahku ini, sebaiknya
kugunakan bahasa Indonesia saja tanpa mengurangi makna percakapan kami, apalagi
bahasa percakapan kami adalah campuran bahasa Indonesia dan Bugis. Aku diminta menjaga rumah dan membantu istri keduanya
ketika ia sedang pergi ke luar kota mengurus perusahaannya.




















