Setelah tiba di stasiun pekalongan saya dan Yanto turun dari lokomotif karena di gantikan oleh masinis dan asisten masinis dari Surabaya. Bokep Saya sapa dia “Mbak mau ke mana, kok seperti orang bingung…?”, Lalu dia membalas sapaanku, “Mau ke Surabaya nggak punya karcis”. Temanku Yanto (masinis) menegurku, “Siapa tuh cewek,…?”. Lulu itu duduk di pangkuanku karena tempat duduk dalam lokomotif agak besar kurang lebih diameternya 50 cm. Lalu tangan kananku meraba-raba payudara sebelah kanan dan tangan kiriku meraba pahanya yang masih terbungkus celana jean. Setelah itu saya menuju lokomotif kembali. Kemudian Lulu berkata jangan Mas Adul nanti ketahuan Masinis teman Mas Adul kan Lulu malu, saya jawab tenang saja nggak bakal dia tahu. Antara bangku masinis dan bangku asitennya dibatasi oleh panel kemudi yang




















